Recent Blog post
Archive for April 2019
Pre-test
Komunikasi Serial :
1.
Apa
yang mendasari komunikasi serial digunakan
dalam proses pengiriman data, jelaskan!
2.
Berikan
contoh perangkat yang dapat dihubungkan ke port serial!
Jawaban
Pre-test Komunikasi Serial :
1.
Berikut
merupakan beberapa faktor yang menyebabkan komunikasi serial digunakan dalam
proses pengiriman data :
·
Kabel untuk komunikasi serial bisa lebih panjang
dibandingkan dengan parallel.
·
Jumlah kabel serial lebih sedikit.
·
Hanya
membutuhkan satu jalur dan kabel yang sedikit dibandingkan dengan komunikasi parallel.
·
Lebih
efektif dibandingkan transmisi data parallel dal komunikasi jarak jauh.
Trasnmisi parallel diperluka 8 kali lipat kebutuhan kabel.
2.
Piranti-piranti
yang menggunakan komunikasi serial meliputi:
·
DTE = Data Terminal
Equipment, yaitu komputer itu sendiri;
·
DCE = Data Communication
Equipment, misalnya modem, plotter dan lain-lain. Beberapa contoh perangkat yang dapat dihubungkan ke port serial adalah
sebagai berikut:
·
Keyboard
·
Mouse
·
Printer
·
Modem
·
Monitor, dan sebagainya.
Post-test
Komunikasi Serial :
1.
Jelaskan
bagaimana cara kerja dari komunikasi serial!
2.
Jelaskan
keuntungan dan kerugian dari komunikasi serial!
Jawaban
Post-test Komunikasi Serial :
1.
Komunikasi
data secara serial dilakukan dengan metode pengiriman data secara bit per bit
atau satu per satu secara berurutan dan itu berbeda dengan sistem paralel yang
mengirim data secara serentak. kecepatan transfer data RS232 cukup
rendah,kecepatan maksimal hanya 19200 bits/sekon. Pengiriman data bisa
dilakukan secara satu arah atau dua arah. Jika Anda hanya membutuhkan
komunikasi satu arah maka Anda cukup menggunakan dua kabel yaitu kabel “TX”
sebagai pengirim data dan kabel “Rx” sebagai penerima data. Sedangkan, untuk
membuat sistem komunikasi dua arah maka kabel yang Anda butuhkan adalah 3 unit
kabel, yaitu: kabel Tx, Rx dan GND (ground).
2.
Berikut
adalah keuntungan serta kerugian dari komunikasi serial :
Keuntungan
:
·
Kabel
untuk komunikasi serial bisa lebih panjang dibandingkan dengan parallel,
data-data dalam komunikasi serial dikirim-kan untuk logika '1' sebagai tegangan
-3 s/d -25 volt dan untuk logika '0' sebagai tegangan +3 s/d +25 volt, dengan
demikian tegangan dalam komunikasi serial memiliki ayunan tegangan maksimum 50
volt, sedangkan pada komunikasi paralel hanya 5 volt. Hal ini menyebabkan
gangguan pada kabel-kabel panjang lebih mudah diatasi dibandingkan pada
parallel.
·
Jumlah
kabel serial lebih sedikit, Anda bisa menghubungkan dua
perangkat komputer yang berjauhan dengan hanya 3 kabel untuk konfigurasi null
modem, yaitu TXD (saluran kirim), RXD (saluran terima) dan Ground,
bayangkan jika digunakan teknik paralel akan terdapat 20 – 25 kabel! Namun pada
masing-masing komputer dengan komunikasi serial harus dibayar "biaya"
antarmuka serial yang agak lebih mahal.
·
Banyaknya
piranti saat ini (palmtop, organizer, hand-phone dan lainlain) menggunakan
teknologi infra merah untuk komunikasi data; dalam
hal ini pengiriman datanya dilakukan secara serial. IrDA-1 (spesifikasi infra
merah pertama) mampu mengirimkan data dengan laju 115,2 kbps dan Konsep
Komunikasi Serial 2 dibantu
dengan piranti UART, hanya panjang pulsa berkurang menjadi 3/16 dari standar
RS-232 untuk menghemat daya.
·
Untuk
teknologi embedded system, banyak mikrokontroler yang dilengkapi dengan
komunikasi serial (baik seri RISC maupun CISC) atau Serial Communication
Interface (SCI); dengan adanya SCI yang terpadu pada 1C
mikrokontroler akan mengurangi jumlah pin keluaran, sehingga hanya dibutuhkan 2
pin utama TxD dan RxD (di luar acuan ground).
Kerugian
:
·
Port
serial jauh lebih lambat daripada port parallel
·
Port
serial terkesan lebih rumit daripada port parallel
·
Dari Segi perangkat keras:
adanya proses konversi data pararel menjadi serial atau sebaliknya menggunakan
piranti tambahan yang disebut UART (Universal Asynchronous Receiver/Transmitter).
·
Dari Segi perangkat lunak:
lebih banyak register yang digunakan atau terlibat.